Diberdayakan oleh Blogger.

LIFE IS A JOURNEY NOT A DESTINATION


Setiap orang tentu punya pandangan sendiri tentang memaknai apa itu hidup. Sedih-bahagia, susah-senang, pahit-manis, hitam-putih, atas-bawah, seakan datang silih berganti diatas waktu yang bergulir tak berhenti sedetikpun mengisi kisah perjalanan hidup ini.

Hitam dan putih, baik dan buruk, menangis dan tertawa hanyalah bagian kecil dari setiap sisi kehidupan. Semua terbagi atas dua sisi, seperti yang telah digariskan bahwa segala sesuatu di dunia ini diciptakan berpasang-pasangan.

Bagi saya sendiri hidup itu adalah sebuah perjalanan yang dipenuhi untaian cerita penuh makna yang abstrak. Perjalanan yang entah seperti apa yang ada didepan, yang jelas kita harus melewatinya dengan baik. Selalu bersyukur atas kehidupan yang Tuhan berikan untuk kita.

Jangan pernah lelah untuk terus mengupayakan perbaikan kehidupan karena kehidupan didunia ini layaknya jembatan kehidupan. Jembatan yang akan menghubungkan kita kepada sebuah kehidupan yang kekal di akhirat. Ya, kehidupan yang berarti sebuah perjalanan bukan sebuah tujuan.

Saya sangat setuju pada sebuah quote yang mengatakan, “Life is a journey, not a Destination..” Ya, kalimat itu memang benar adanya. Sebuah perjalanan yang setiap langkahnya perlu dinikmati, hingga saat waktunya tiba kita akan sampai pada tujuan. Tanpa tujuan apalah arti sebuah perjalanan. Dengan tujuan, perjalanan yang dilakukan akan lebih terencana.

Sudah selayaknya perjalanan yang sangat singkat ini diikuti dengan jejak kehidupan yang dapat menuntun kita kepada jalan yang menuju kepada ridho sang Pencipta. Dunia tak ada yang abadi, antara suka dan duka saling berganti. Antara harapan dan kenyataan seringkali berbeda. Kehidupan di dunia tidak ada yang pasti.

Dan semoga kita semua dapat menapaki langkah demi langkah dalam perjalanan hidup ini dengan baik sebagaimana kita dikodratkan sebagai seorang musafir di dunia ini yang pasti akan kembali kepada Sang Pencipta.

1 komentar: